Kamis, 10 Mei 2018

Usaha Sampingan Ibu Rumah Tangga Di Desa

Ibu rumah tangga berkewajiban mengurus suami, rumah dan anak-anak. Apakah ibu rumah tangga tidak bisa menghasilkan uang? Tentu saja tidak, ibu rumah tangga tetap bisa bekerja membantu suami di rumah. Bagaimana jika ibu rumah tangga tinggal desa? Apakah masih bisa bekerja? Tentu saja bisa. Ibu rumah tangga yang hidup di desa tetap bisa membuka usaha sampingan. Apa saja usaha sampingan ibu rumah tangga di desa? Artikel ini akan membahas usaha sampingan yang tepat untuk ibu rumah tangga yang tinggal di desa.

Contoh Usaha Sampingan Ibu Rumah Tangga di Desa

Berikut ini adalah contoh usaha sampingan ibu rumah tangga di desa.

1. Menjahit baju

Anda yang hobi menjahit dapat menyalurkan hobi anda sambil menambah pemasukan bulanan. Orang di desa tidak sebanyak orang di kota, sehingga anda tidak perlu khawatir dengan pesaing. Anda dapat membuka usaha menjahit dengan fasilitas lain seperti permak jeans, memotong celana yang kepanjangan hingga membuatkan baju sesuai dengan yang diinginkan pembeli.

2. Membuka tempat les

Anda yang telah menempuh pendidikan tinggi, tidak ada salahnya mengamalkan ilmu anda. Anda dapat membuka tempat les di rumah untuk mengajarkan pelajaran sekolah.

3. Membuka warung kopi

Anda dapat membuka warung kopi di desa. Penduduk desa sangat suka berkumpul sambil minum kopi. Dengan membuka usaha warung kopi, anda akan mendapat pemasukan tambahan sekaligus dapat berinteraksi dengan penduduk desa.

4. Membuka salon

Bila anda pernah mengikuti kursus memotong rambut atau merias wajah, tak ada salahnya anda membuka sebuah salon. Namun, bila anda belum pernah mengikuti kursus, tetapi sangat hobi berdandan, anda dapat membuka usaha rias wajah di desa untuk pengantin, wisuda dsbnya.

5. Membuka toko kelontong

Anda dapat membuka toko kelontong yang menjual kebutuhan sehari-hari seperti sembako, sabun mandi, roti kering, kopi, susu. Toko kelontong adalah salah satu peluang yang baik dalam membuka usaha sampingan ibu rumah tangga yang tinggal di desa. Hal ini karena tidak semua minimarket sudah masuk desa.

6. Ternak ayam.

Banyak lahan kosong di pedesaan, anda dapat memanfaatkan lahan kosong itu untuk beternak ayam. Ayam pejantan, ayam kampung sampai ayam potong dapat menghasilkan untung yang cukup besar bila dibudidayakan dengan baik. Telur dan dagingnya juga bisa anda gunakan untuk menu makan siang di rumah.

7. Menjual Aksesoris Lucu

Penduduk desa banyak yang memiliki anak kecil. Anda dapat membuat aksesoris sendiri kemudian menjualnya pada anak-anak kecil di desa.

8. Beternak Ikan

Air di desa masih belum tercemar, lahannya pun masih luas. Anda dapat memanfaatkan lahan yang masih luas dan air yang masih jernih untuk budidaya ikan bandeng, lele, mujaer. Banyak orang yang suka ikan, penjualan ikan akan laris manis sekalipun berada di desa.

9. Berjualan Pulsa

Teknologi yang canggih membuat telepon genggam dan operator seluler sudah masuk desa. Anda dapat berjualan pulsa sebagai usaha sampingan. Pasti banyak penduduk desa yang membutuhkan pulsa untuk berkomunikasi dengan keluarga dan teman-temannya.

10. Berjualan kue

Tidak ada pekerjaan yang menyenangkan kecuali bekerja dengan passion. Bila passion anda membuat kue, salurkan bakat dan hobi anda menjadi sebuah usaha sampingan di desa. Anda akan bekerja dengan senang hati dan mendapat pemasukan tambahan dari pekerjaan yang anda senangi.
Banyak alternatif usaha sampingan ibu rumah tangga di desa. Bekerjalah dengan giat dan anda akan merasakan manfaatnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar